Kamis, 18 April 2013

XI.1.3.1 Menemukan perbedaan paragraf deduktif dan induktif melalui kegiatan membaca intensif

STANDAR KOMPETENSI
MEMBACA:3. membaca ragam wacana tulis dengan membaca intensif dan membaca nyaring
KOMPETENSI DASAR
               3.1 Menemukan perbedaan paragraf deduktif dan induktif melalui kegiatan membaca intensif

Pada dasarnya sebuah paragraf terdiri dari kalimat utama dan kalimat penjelas. Kalimat utama adalah kalimat yang mengandung gagasan utama, yaitu gagasan yang menjadi dasar pengembangan suatu paragraf. Sedangkan kalimat penjelas adalah kalimat yang mengandung gagasan penjelas, yaitu gagasan yang menjelaskan gagasan utama.

MEMBEDAKAN PARAGRAF DEDUKTIF DAN INDUKTIF
1.       Paragraf deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal paragraf.  Paragraf deduktif dikembangkan dari data yang bersifat umum dan dijabarkan dengan beberapa pikiran penjelas yang bersifat khusus. 
Ciri-ciri paragraf deduktif antara lain:
·         Kalimat utama terletak di awal paragraf
·         Kalimat penjelas menjelaskan gagasan utama
Perhatikan contoh paragraf deduktif berikut ini!
                Olah raga memiliki keunikan. Emosi bangsa dapat bergerak dan menyatu menyaksikan atlet yang bertanding. Sukses atlet di ajang internasional mampu memotivasi suatu bangsa untuk maju. Itu pulalah yang mendorong Negara memberikan perhatian besar dan khusus bagi olah raga.
2.       Paragraf Induktif
Paragraf induktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di akhir paragraf. Pada pola pengembangan paragraph induktif bertolak dari satu atau sejumlah fenomena  individual untuk menurunkan suatu kesimpulan ( Winarti, 2008: 49).
Ciri-ciri paragraf induktif antara lain:
·         Menyebutkan peritiwa-peristiwa khusus terlebih dahulu
·         Kalimat penjelas merupakan rincian-rincian khusus
·         Kesimpulan terdapat di akhir paragraph, dan ditandai dengan kata-kata: jadi, kesimpulnya, oleh karena itu, yang penting, dan lain-lain
Paragraf induktif dikembangkan dengan 3 pola, yaitu:
a.       Generalisasi
Generalisasi yaitu pola pengembangan paragraph induktif dengan proses penalaran yang bertolak dari sejumlah fenomena individual untuk menurunkan suatu inferensi yang bersifat umum yang mencakup fenomena tadi.  Pada pengembangan paragraf dengan cara generalisasi intinya mengumpulkan fakta-fakta kemudian ditarik sebuah simpulan yang.
Contoh:
          Saya melihat orang-orang asyik membaca Koran di halte bus. Kegiatan serupa juga saya jumpai di peron stasiun kereta api. Saat saya jalan-jalan di taman, hal yang sama juga saya lihat orang duduk bersantai sambil membaca Koran. Bahkan, ketika saya keluar ruang dan sampai di trotoar, saya melihat berderet anak sekolah, kawula muda, dan orang dewasa semua sedang membaca. Jadi, banyak orang yang memanfaatkan waktu membaca.
b.      Analogi
Pengembangan paragraf induktif dengan pola analogi berarti membandingkan dua macam hal dengan hanya memerhatikan persamaannya, tanpa memerhatikan perbedaanya, kemudian menyimpulkannya.
Contoh:
                Seorang bayi dilahirkan dalam keadaan suci seperti kertas putih. Bayi akan dibentuk pribadinyasesuai dengan didikan yang diterimanya seperti kertas putih dapat diisi dengan berbagai hal sesuai dengan keinginan pemiliknya. Bila bayi dididik dengan baik maka akan seperti kertas yang terisi dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi siapa pun yang membacanya. Jadi, membentuk kepribadian baik seseorang anak ibarat menulis kertas putih dengan hal-hal yang bermanfaat.
c.       Sebab Akibat
Pengembangan paragraf sebab akibat bertolak dari peristiwa yang dianggap sebagai sebab yang diketahui kemudian bergerak menuju kesimpulan sebagai akbiat yang terdekat.
Contoh:
Beberapa bulan yang lalu Rudi sering tidak masuk sekolah tanpa alasan. Setiap kegiatan belajar mengajar Rudi juga tidak pernah memerhatikan guru dan selalu sibuk sendiri dengan tingkahnya yang aneh-aneh. Selain itu Rudi juga sering tidak tertib dalam memakai seragam. Karena kenakalannya itu akhirnya Rudi mendapatkan teguran dan pengarahan dari Guru BP, Wali Kelas dan Kepala Sekolah.
DAFTAR PUSTAKA
Isdriani, Pudji. 2011. Seribu Pena Bahasa Indonesia untuk SMA?MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga
Kosasih, Engkos. 2008. Cerdas Berbahasa Indonesia Jilid 2 untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga.
Winarti, Lulu. 2008. Seri pendalaman Materi Bahasa Indonesia SMA dan MA. Jakarta: Erlangga
Sumber gambar: d13llo.blogspot.com dan sun-site.blogspot.com dan http://sun-site.blogspot.com/2010/03/paragraf-induktif-dan-deduktif.html
CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN
1.      Bacalah paragraf berikut ini dengan seksama!
            Coklat pertama kali ditemukan di daerah Puerto Escondido, Honduras, sekitar tahun 1100-1400 SM. Coklat mempunyai rasa yang dominan dan dapat menghasilkan efek jantung yang berdebar dan perasaan senang meningkat. Coklat terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu coklat hitam, coklat putih, dan coklat susu. Coklat hitam adalah coklat yang terbuat dari biji kokoa dan berwarna lebih pekat dan gelap. Coklat putih terbuat dari mentega, kokoa, gula, dan susu. Sedangkan, coklat susu terbuat dari bubuk susu. Secara garis besar, coklat apapun jenisnya memberikan dampak positif bagi kesehatan seperti anti kanker, penstimulan otak, dan lain-lain.
Pola pengembangan paragraf tersebut menggunakan hubungan…..
a.      deduktif
b.      Sebab akibat
c.       Akibat sebab
d.      Analogi
e.      Generalisasi
Kunci: E
Pembahasan:
Pada paragraf di atas dibicarakan tentang jenis-jenis coklat yang merupakan fakta-fakta yang dikumpulkan dan menarik simpulan pada akhir paragraf sebagai kalimat utama.
2.   (1) Kekuasaan itu selalu nikmat dan menggoda para penggenggamnya. (2) Sehingga  para politikus di lingkaran kekuasaan dan di area partai politik berebut kekuasaan dan pengaruh. (3) Semua seolah terbuai dan menjadi gila kekuasaan. (4) Praktis politik ala Nicollo Machiavelli yang menghalalkan segala cara dipergunakan. (5) Hal itu tampak mengolok akhir-akhir ini.
Gagasan utama paragraf di atas terdapat pada kalimat….
a.      (1)
b.      (2)
c.       (3)
d.      (4)
e.      (5)
Kunci: A
Pembahasan:
Gagasan utama paragraf di atas terdapat pada kalimat pertama dan bisa dipastikan pargraf di atas merupakan pargraf deduktif.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar