Selasa, 16 April 2013

X.2.12.3 Wawancara

Menulis Hasil Wawancara

   Wawancara adalah suatu kegiatan tanya jawab untuk mendapatkan informasi
dari narasumber ke pewawancara. 
Wawancara terbagi atas dua, yaitu :  Tidak terstruktur (spontan)/improptu,  Terstruktur
(dengan daftar pertanyaan).
Komponen dalam wawancara ada tiga ;
  1. Topik
  2. Narasumber
  3. Pewawancara
  4. Tujuan
  5. Hal yang diwawancarakan
  6. Pedoman/daftar pertanyaan
  7. Manfaat/kegunaan
  8. Kesempatan
  9. Tempat
 10. Waktu
 11. Media 

Menyesuaikan topik dengan Narasumber
Topik : Cara-cara mengatasi kejenuhan dalam belajar
Narasumber/responden :
  1. Siswa Teladan
  2. Guru
  3. Kepsek
  4. Walas
  5. Kepala Dinas Pendidikan
  6. Guru BK
Catatan : Narasumber haruslah orang yang benar-benar mengetahui topik yang
kita tanyakan.


Tujuan Wawancara
Ada beberapa tujuan dalam wawancara antara lain:
  1. memperoleh informasi
  2. opini
  3. bahan cerita/human interes
  4. data penelitian

Kata tanya yang dapat kita gunakan untuk melakukan wawancara :
  a. Apa : untuk menayakan sesuatu
  b. Kapan : untuk menanyakan waktu
  c. Siapa : untuk menanyakan orang yang melakukan kegiatan (subjek) atau
      menjadi objek dalam suatu peristiwa
  d. Dimana : untuk menanyakan tempat
  e. Bagaimana : untuk menanyakan latar belakang atau masalah suatu peristiwa
  f.  Mengapa : untuk menanyakan alasan terjadinya suatu hal atau peristiwa

Pedoman wawancara
Fungsi: agar tidak ada hal-hal tertinggal saat wawancara.
Macam
  1, Pedoman tak-terstruktur yaitu pedoman yang berisi garis besar pertanyaan
  2. Pedoman terstruktur yaitu pedoman pertanyaan yang sudah disusun rapi, dari hal penting ke hal yang kurang penting.

Bentuk kalimat tanya dalam wawancara
  1. pertanyaan terbuka :pertanyaan yang menghendaki jawaban yang luas.
      contoh : jelaskan bagaimana proses pembuatan film ayat-ayat cinta?
  2. pertanyaan tertutup : pernyataan yang membatasi ruang gerak jawaban
      dari narasumber. contoh : jika film ini sukses, apakah anda terus berkarya
      atau berhenti dan menikmati hasilnya?
  3. pertanyaan langsung : pertanyaan yang menghendaki jawaban yang
      singkat ya atau tidak.
  4. pertanyaan yang diawali/diakhiri dengan ilustrasi. Fungsi ilustrasi untuk mengarahkan jawaban narasumber. contoh: Sekarang harga emas mulai membaik, bagaimana dengan nasabah/pelanggan toko emas Anda?

Macam-macam bentuk wawancara
  1. Public interview (menanyai langsung rakyat di jalan)
  2.  Personal interview (wawancara orang tetentu yang sudah disiapkan)
  3. Causal interview yaitu wawancara langsung secara mendadak, misal saat kejadian kebakaran.
  4. News interview yaitu wawancara berita
  5. Tele interview yaitu wawancara jarak jauh
  6. Grup interview yaitu wawancra dengan grup tertentu
  7. Simposium imterview yaitu wawancara dengan beberapa ahli tertentu

Etika dalam wawancara
  1. Ucapkan salam, terima kasih sebelum dan sesudah wawancara dilakukan
  2. Perkenalkan diri
  3. Pewawancara harus tampil positif (gaya, cara bicara, maupun sikap)
  4. Hormati narasumber
  5. Usahakan wawancara berlangsung seperti dialog biasa bukan introgasi
  6. Ajukan pertanyaan-pertanyaan yang wajar
  7. Hindari menulis hasil wawancara yang bersifat pribadi

Empat tahap dalam wawancara
  1. Tahap persiapan (pewawancara)
       - menentukan topik
       -   menentukan tujuan
       - memilih narasumber sesuai topik
       - menyusun daftar pertanyaan
       - membuat janji dengan narasumber
       - mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan
  2. Tahap wawancara (tanya jawab)
       - mengucapkan salam dan terima kasih atas kesediaan narasumber
          di wawancarai
       - memulai wawancara dengan tanya jawab secara lancar dan wajar
       - mencatat atau merekam pokok-pokok hasil wawancara
       - mengumpulkan hasil wawancara
       - menyimpulkan hasil wawancara
  3. Tahap penutup (pasca wawancara)
       - ucapkan salam dan terima kasih selesaikan wawancara
       - mohon maaf apabila saat wawancara ada hal-hal yang tidak berkenan
       - meminta narasumber untuk bisa dihubungi lagi jika masih diperlukan
 4. Menuliskan hasil wawancara
       - menuliskan ke dalam bberapa paragraf dengan tata tulis yang benar
       - tidak membuat penafsiran isi wawancara
       - memeliraha kerahasiaan narasumber bila diminta

Contoh hasil wawancara
Inilah contoh hasil wawancara yang ditulis langsung yaitu berupa pertanyaan dari pewawancara dan jawaban narasumber.
Tema wawancara                    : Pendidikan
Biodata Narasumber
Nama                                       : Kartini Indrawati
Tempat, Tanggal Lahir            : Yogyakarta, 11 Juli 1970
Alamat                                    : Sewon Timbul Harjo Sewon Bantul Yogyakarta
Pekerjaan                                 : Pegawai Akademi UGM Fakultas D3
DIALOG
Kami                 : Selamat sore bu.
Bu Kartini         : Selamat sore.
Kami                 : Perkenalkan, kami dari SMA N 1 Bantul. Kami mendapatkan tugas untuk melakukan wawancara dan kami merasa penasaran dengan perolehan beasiswa. Bolehkah kami melakukan wawancara dengan ibu?
Bu Kartini         : Ya, boleh.
Kami                 : Kami mendengar bahwa Universitas Gajah Mada selalu memberikan beasiswa kepada mahasiswa dan mahasiswinya. Apa sajakah bentuk beasiswa yang di berikan?
Bu Kartini         : Beasiswa? Ada bermacam-macam beasiswa yang di berikan UGM, seperti Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM), Ikatan Dinas, Supersemar (Beasiswa dari Yayasan Pak Harto), dan Bidik Misi (Beasiswa untuk lulusan SMA yang diterima di program sarjana).
Kami                 : Siapakah yang dapat menerima beasiswa itu?
Bu Kartini         : Ohh tentunya, mahasiswa yang berkuliah di UGM, mahasiswa yang aktif saat semester itu dan  memenuhi syarat.
Kami                 : Maksudnya aktif dalam semester itu seperti apa ya bu?
Bu Kartini         : Maksudnya  beasiswa itu diberikan persemester. Jadi mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa itu harus aktif saat semseter itu dan memenuhi syarat.
Kami                 : Lalu, apa saja syarat yang harus di penuhi agar mendapatkan beasiswa itu?
Bu Kartini         : Ohh,, ini syarat-syaratnya. Biasanya informasi beasiswa  ditempel di papan pengumuman kampus (sambil memberikan kertas)
Kami                 : Ohh iya, terima kasih bu. Nanti kami akan membaca syarat-syarat yang ada di sini. Lalu kalau boleh tau, adakah perjanjian khusus selama mahasiswa itu menerima beasiswa?
Bu Kartini         : Tidak, karena secara otomatis dari pihak mahasiswa itu sendiri memiliki rasa tanggung jawab untuuk mempertahankan prestasinya itu sehingga dapat mendapatkan beasiswa di periode berikutnya, tapi kalau beasiswa Bidik Misi itu ada perjanjian.
Kami                 : Apa saja perjanjian itu bu?
Bu Kartini         : Mereka yang mendapatkan beasiswa Bidik Misi itu harus memberikan laporan atau daftar nilai setiap semester.
Kami                 : Ohh, apakah mahasiswa atau mahasiswi  tersebut boleh menerima beasiswa lain padahal dia sudah mendapatkan beasiswa?
Bu Kartini         : Tidak boleh. Satu mahasiswa satu beasiswa. Meskipun dia mengajukan permohonan beasiswa, tapi tidak akan tercantum sebelum masa pemberian beasiswa yang dia terima terlebih dahulu habis. Setelah beasiswa yang diberikan sudah habis waktunya, mahasiswa itu boleh mengajukan lagi seperti biasa dengan terus mempertahankan nilainya, kalau bisa yaa di tingkatkan karena semakin lama semakin banyak yang lebih pantas (saingan).
Kami                 : Mengenai penerima beasiswa itu sendiri, berapa banyak mahasiswa yang dapat mendapatkan beasiswa itu?
Bu Kartini         : UGM memberikan beasiswa kepada kurang lebih 1000 mahasiswa. Semua itu tergantung dengan sponsor.
Kami                 : Waw, lumayan banyak yaa. Kalau boleh tau contoh sponsornya apa ya?
Bu Kartini         : Iya J, yaa seperti BNI, BRI, dll.
Kami                 : Lalu bagaimana tentang pengelolaan beasiswa itu?
Bu Kartini         : Semua beasiswa itu yang mengelola adalah UGM. Setiap Fakultas mengirimkan daftar calon penerima beasiswa kepada pusat melalui sistem online dan juga memberikan berkas-berkasnya yang bersangkutan, sehingga pusat juga dapat mengecek secara langsung.
Kami                 : Sebenarnya apakah fungsi beasiswa yang ditekankan dalam hal ini?
Bu Kartini         : Ya, yang pasti untuk meningkatkan prestasi akademik mahasiswa, untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu, dan untuk memberikan motivasi dan semangat belajar.
Kami                 : Baiklah bu terima kasih banyak atas informasinya. Semua ini sangat bermanfaat bagi kita.
Bu Kartini         : Iya, sama-sama nak.
Kami                 : Selamat sore bu.
Bu Kartini         : Selamat sore.

A. Tugas individu
1. Ubahlah hasil wawancara di atas mejadi bentuk wacana.
2. laporkan hasil wawancara Hartainata berikut ini.




B. Tugas kelompok
1. Buatlah kelompok/grup terdiri atas dua siswa.
2. Tuliskan topik dan tujuan wawancara
3.  Buatlah pertanyaan dasar (5w1h) 
4. Kembangkan lagi dengan lima pertanyaan
5. Tulislah hasil wawancara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar